Vox Pop

Agen Koran Equator, Tetap Bertahan di Tengah Masifnya Digitalisasi

×

Agen Koran Equator, Tetap Bertahan di Tengah Masifnya Digitalisasi

Share this article
Suprihadi, pegawai agen koran Equator.
Suprihadi, pegawai agen koran Equator. Foto: Cireboners.id/Rifki

Cireboners.id – Meski tengah masif digitalisasi, agen koran Equator masih tetap eksis dan bertahan hingga saat ini di Kota Cirebon.

Berlokasi di jalan Syarif Abdurahman, Panjunan, Kota Cirebon, agen koran Equator telah ada sejak enam hingga tujuh dekade yang lalu.

Suprihadi (57) pegawai agen koran Equator menceritakan, bahwa kejayaan koran dan majalah begitu terasa sebelum gawai dan internet masuk ke Indonesia.

Akibatnya, hal tersebut mengubah pola konsumen dan berdampak pada sirkulasi agen koran yang masuk dan keluar setiap harinya. Jika pada era 2000 awal, penjualan koran dapat mencapai 2000 eksemplar setiap harinya, dengan omzet mencapai Rp 5 juta.

Sedangkan, saat ini penjualan hampir turun 90 persen dengan penjualan hanya mencapai angka 700 eksemplar setiap harinya.

“Hampir sembilan puluh persen menurun, apalagi sekarang kebanyakan yang tua-tua yang masih jualan koran,” kata Suprihadi sembari mencatat laporan keuangan harian.

Suprihadi mengaku, penurunan tersebut juga dipengaruhi loper koran yang minim dan persediaan koran yang sedikit.

Majalah edisi lawas yang masih dipajang.
Majalah edisi lawas yang masih dipajang. Foto: Cireboners.id/Rifki

Dengan usia hampir mencapai 7 dekade, berbagai surat kabar Indonesia era lama pernah bertengger di etalase Equator. Seperti harian merdeka, media indonesia, yang menjadi saksi sejarah perkembangan Indonesia dari masa ke masa.

“Sekarang tinggal beberapa koran saja, Kompas, The Jakarta Post, sama koran lokal kayak Radar. Kalau majalah yang masih ada itu ada Trubus, Otomotif,” tutur Suprihadi.

Ia bergabung menjadi agen Equator sejak 20 tahun lalu, dan terus berupaya keberadaan koran terus eksis di Kota Cirebon. Di antaranya, kerja sama dengan lembaga pemerintah dan konsisten kedisiplinan.

Menurunya, surat kabar atau pun majalah akan selalu ada selama pembacanya ada, sekalipun hanya beberapa orang.

“Laporan keuangan, retur harus tepat waktu, dan kita jalin kerjasama dengan pemerintah, kalau gaada itu mungkin koran bisa saja hilang,” ujarnya.

Sebagai informasi, agen koran Equator buka tiap hari sejak pukul 5 pagi hingga pukul 4 sore. Meski begitu, kadang beberapa waktu khusus, agen kadangkala tutup.

“Buka tiap hari, bahkan dari jam lima pagi udah nerima transit dari pusat, aktif sampe siang jam sebelas, kadang tutup dulu, sore buka lagi terima laporan dari loper,” katanya.

Visited 34 times, 1 visit(s) today
Dakwah

Cireboners.id – Masjid Merah Panjunan menjadi bukti pusat dakwah Islam di wilayah pesisir utara Jawa Barat oleh Pangeran Panjunan atau Syekh Abdurrahman.

Masjid yang berdiri sejak tahun 1480M tersebut, memiliki desain arsitektur campuran antara Arab dan Tiongkok dengan warna merah dominan mengelilingi masjid.