CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menyiapkan sebanyak 29.945 tiket kereta api untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek di minggu kedua Februari 2026.
Jumlah tersebut merupakan total tiket untuk perjalanan kereta api yang berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 3 pada periode 13–18 Februari 2026.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa selama masa libur panjang, tersedia sekitar 5.000 tempat duduk setiap hari yang dapat dipesan masyarakat. Kursi tersebut diperuntukkan bagi perjalanan kereta dari wilayah Daop 3 menuju berbagai kota tujuan.
Menurutnya, KAI Daop 3 menyiapkan tujuh perjalanan kereta api untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode tersebut. Dari jumlah itu, enam merupakan kereta reguler, sedangkan satu perjalanan tambahan berupa KA Cirebon Fakultatif. Selain itu, optimalisasi rangkaian kereta juga dilakukan guna menambah kapasitas angkut penumpang.
Adapun layanan yang disediakan meliputi KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon–Gambir, KA Gunungjati relasi Semarang–Cirebon–Gambir, KA Cakrabuana relasi Purwokerto–Cirebon–Gambir, KA Ranggajati relasi Cirebon–Jember, serta KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol dan Brebes–Semarang Poncol.
Muhibbuddin menambahkan, selama periode libur tersebut terdapat sekitar 144 perjalanan kereta api setiap hari yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon. Pada 13–15 Februari 2026, Daop 3 telah melayani 18.394 penumpang datang dan 16.366 penumpang berangkat.
Ia mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak jauh hari untuk memperoleh jadwal dan tiket sesuai kebutuhan. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi yang bekerja sama dengan KAI.
Lebih lanjut, Muhibbuddin menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan perjalanan penumpang berlangsung aman, selamat, dan nyaman, sekaligus menjadi alternatif transportasi yang bebas dari kemacetan. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati momen libur bersama keluarga atau kerabat secara lebih menyenangkan.










