Kota

Wawalkot Cirebon Bertemu Wamenperin, Bahas Penguatan dan Perlindungan IKM

×

Wawalkot Cirebon Bertemu Wamenperin, Bahas Penguatan dan Perlindungan IKM

Share this article
Wamenperin

JAKARTA – Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan daya saing sekaligus perlindungan bagi pelaku industri lokal.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, dengan Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi penguatan dan proteksi industri lokal di tengah dinamika pasar dan perkembangan digital.

Berdasarkan data Dashboard Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) 2025, Kota Cirebon tercatat memiliki 2.312 unit IKM aktif, didukung 35 industri menengah dan 17 industri besar. Data tersebut menunjukkan peran dominan IKM dalam menopang perekonomian daerah.

Wakil Wali Kota Cirebon menjelaskan, Pemkot telah melakukan berbagai langkah penguatan IKM, mulai dari pemutakhiran data, pembinaan berkelanjutan, pengawasan perizinan, hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha. Program tersebut antara lain dijalankan melalui penciptaan wirausaha baru, termasuk lewat Program P2WKSS, serta pelatihan yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

“Kami terus hadir mendampingi pelaku IKM, salah satunya melalui penyediaan ruang pamer di Mall UKM, fasilitasi promosi dan pameran, hingga sosialisasi ekspor melalui skema imbal dagang,” ujar Siti Farida Rosmawati.

Ia menambahkan, tantangan era digital menuntut dukungan lebih kuat dari pemerintah pusat, khususnya terkait legalitas usaha, perlindungan merek, dan hak kekayaan intelektual. Pemkot Cirebon berharap Kementerian Perindustrian dapat menghadirkan program fasilitasi langsung di daerah melalui bimbingan teknis dan standardisasi produk.

“Perlindungan merek dan sertifikasi produk menjadi kebutuhan penting agar produk lokal tidak mudah dipalsukan atau diklaim pihak lain, terutama di pasar digital,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, menyampaikan apresiasi atas langkah dan capaian Pemkot Cirebon dalam membina industri lokal. Ia menegaskan komitmen Kemenperin untuk memberikan dukungan kepada daerah yang aktif dan serius mengembangkan sektor industrinya.

“Kota Cirebon memiliki potensi industri yang besar dan tertata dengan baik. Sinergi ini penting agar kebijakan di tingkat pusat dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh pelaku usaha di daerah,” ujar Faisol Riza.