Kota

Peringatan HKG PKK ke-53, Pemkot Dorong PKK Jadi Pilar Ketahanan Sosial

×

Peringatan HKG PKK ke-53, Pemkot Dorong PKK Jadi Pilar Ketahanan Sosial

Share this article
HKG PKK

CIREBON – Ketahanan keluarga di era digital menjadi fokus utama dalam puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kota Cirebon yang digelar Jumat (12/12/2025). Di tengah perubahan sosial yang kian cepat, Gerakan PKK dipandang sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga dan karakter masyarakat.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama Ketua TP PKK Kota Cirebon Noviyanti Edo membuka langsung kegiatan tersebut. Keduanya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan peran aktif kader PKK dalam mendukung pembangunan sosial di Kota Cirebon.

“TP PKK Kota Cirebon sudah berkolaborasi dengan banyak stakeholder, dan itu luar biasa,” ujar Wali Kota. Ia menegaskan semangat kebersamaan dan pengabdian kader harus terus diperkuat dari tahun ke tahun.

Menurut Wali Kota, peringatan HKG PKK harus dimaknai sebagai momentum peneguhan komitmen dan sinergi pembangunan. Ia menekankan bahwa pembangunan yang kuat harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Tema “Bergerak Bersama PKK, Wujudkan Keluarga Hebat, Cirebon Maju” disebutnya sebagai pesan strategis yang relevan dengan tantangan saat ini. “Gerakan PKK telah membuktikan diri sebagai pilar utama perubahan sosial,” ucapnya.

Wali Kota menjelaskan, kekuatan PKK terletak pada kedekatannya dengan keluarga di tingkat akar rumput. Melalui 10 Program Pokok PKK, berbagai persoalan mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kemandirian ekonomi dapat ditangani secara konkret.

Pemerintah Kota Cirebon, lanjutnya, sangat bergantung pada kontribusi PKK dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut menjadi modal penting bagi pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Ia juga menyinggung kolaborasi TP PKK dengan Dinas Kesehatan, termasuk melalui program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (GELARI PELANGI). Selain itu, penanganan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) dinilai krusial dalam menekan angka stunting.

Dalam konteks ketahanan keluarga di era digital, Wali Kota menegaskan pentingnya peran PKK sebagai benteng moral. Program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) dinilai relevan untuk membimbing generasi muda menghadapi arus informasi.

“Kita harus memastikan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” katanya.

Kontribusi PKK dalam bidang ekonomi dan lingkungan juga menjadi perhatian. Wali Kota mendorong PKK terus menjadi motor penggerak ekonomi keluarga melalui pengembangan UMKM dan pemanfaatan potensi lokal.

Kegiatan kreatif seperti lomba daur ulang dinilainya sebagai langkah nyata dalam membangun kesadaran lingkungan. Upaya ini sejalan dengan visi mewujudkan Kota Cirebon yang bersih, rapi, sehat, dan tertib.

Ketua TP PKK Kota Cirebon Noviyanti Edo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan. Menurutnya, PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap peran ini dapat semakin optimal dan kader semakin berdaya,” ujarnya.

Ia menegaskan HKG PKK menjadi momentum memperkuat komitmen mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Noviyanti juga mengucapkan terima kasih kepada para mitra strategis dan sponsor yang telah mendukung berbagai kegiatan PKK. Sinergi tersebut dinilainya sebagai bukti kuatnya semangat gotong royong di Kota Cirebon.

Ia mengajak seluruh kader menjadikan HKG PKK ke-53 sebagai titik tolak penguatan program dan peningkatan kapasitas kader.

“Kita harus bergerak bersama, bukan hanya bekerja bersama,” tuturnya.