CirebonersID – Kawasan pesisir Kesenden dan Kejawanan, Kota Cirebon, mulai dilirik investor untuk dikembangkan menjadi perkebunan kelapa Thailand sekaligus destinasi wisata laut. Potensi itu muncul lantaran kadar garam air laut di pesisir Cirebon memiliki kandungan kalsium yang tinggi sehingga dianggap cocok untuk budidaya kelapa unggulan.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Mal Pelayanan Publik Kota Cirebon, Icip Suryadi, mengungkapkan rencana tersebut saat ditemui wartawan, Senin (15/9/2025). Ia menyebutkan, pihaknya baru-baru ini mendampingi investor untuk meninjau lokasi di pesisir.
“Pada tanggal 3 September 2025 lalu kami mengantarkan pengusaha perkebunan berkeliling pantai Kesenden dan Kejawanan,” ujar Icip.
Menurut investor, kawasan ini memiliki potensi besar untuk ditanami kelapa Thailand. Kandungan kalsium tinggi di air laut dipercaya akan membuat pohon cepat tumbuh dan menghasilkan buah yang rimbun.
“Buah kelapa Thailand terkenal dengan dagingnya empuk dan airnya manis. Buah ini banyak dicari restoran besar sehingga punya nilai ekonomi tinggi,” jelas Icip.
Selain itu, konsep pengembangan juga tidak hanya terbatas pada perkebunan. Kawasan tersebut nantinya diharapkan bisa menjadi pusat kuliner seafood dengan pemandangan laut, sehingga mampu menarik wisatawan.
Investor menawarkan pola kerja sama yang disebut win-win solution. Dalam hal ini, pihak pengusaha akan menyiapkan benih kelapa Thailand dan infrastruktur pendukung. Sementara itu, Pemkot Cirebon diharapkan menyediakan lahan dan sumber daya manusia (SDM).
“Intinya kerja sama yang saling menguntungkan. Namun, tentu ada beberapa tahapan proses yang harus dilalui,” tambahnya.
Meski peluangnya besar, masih terdapat sejumlah kendala yang harus diselesaikan. Di pesisir Kesenden, permasalahan utama adalah tumpukan sampah yang menutupi sebagian pantai. Sedangkan di Kejawanan, infrastruktur jalan menuju kawasan tersebut masih belum memadai.
“Kami sudah catat semua kendala yang ditemui pengusaha saat meninjau kawasan. Nanti akan kami konsultasikan ke perangkat daerah terkait agar segera ada tindak lanjut,” kata Icip.
Icip berharap rencana ini bisa segera terealisasi karena manfaatnya akan sangat besar bagi Kota Cirebon. Selain menghadirkan destinasi wisata baru, proyek ini juga berpotensi membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau terwujud, dampaknya akan terasa langsung ke masyarakat. Mulai dari tenaga kerja lokal, pedagang kecil, sampai sektor pariwisata. Jadi bukan hanya perkebunan kelapa, tapi juga penggerak ekonomi baru,” pungkasnya.








