CIREBON – Ratusan warga Desa Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon terpaksa mengungsi ke balai desa akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Ciberes setelah hujan deras mengguyur kawasan itu sejak Rabu malam.
Posko kesehatan yang didirikan Puskesmas Waled langsung dipadati warga pengungsi. Mereka menjalani pemeriksaan setelah semalam bertahan di lokasi pengungsian dalam kondisi terbatas.
Salah satu warga, Runtah (50), mengaku mengalami tubuh lemas, pusing, dan nyeri pada kaki setelah mengungsi bersama keluarganya.
“Buru-buru mengungsi bersama keluarga. Apalagi harus istirahat di pengungsian yang tempatnya jauh dari kata nyaman,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Perangkat Desa Gunungsari, Nanang Hendriyana, mengatakan daerahnya hampir setiap tahun menjadi langganan banjir. Ia menyebut air datang tidak hanya akibat curah hujan tinggi, namun juga kiriman dari Kabupaten Kuningan.
“Tahun ini saja sudah enam kali Desa Gunungsari terendam banjir, menandakan kondisi yang semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat setempat,” ucapnya.
Titik terparah berada di Blok Lodaya dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.
Nanang menambahkan bahwa hingga Kamis siang, air mulai surut dan tersisa genangan setinggi 15 sentimeter.
“Tadi malam pada pukul 21.00 WIB, ketinggian air mencapai 70 cm hingga 1 meter, hingga siang ini air masih tergenang sekitar 15 cm,” tegasnya.










