Kuningan, CirebonersID – Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kuningan bakal menempati gedung baru. Instansi yang mengelola sektor pajak dan retribusi daerah ini direncanakan pindah ke Gedung Eks Asisten Daerah II (Asda 2) di kompleks Sekretariat Daerah, dengan target rampung pada Juli 2025.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, mengatakan pemindahan kantor tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan birokrasi sekaligus peningkatan layanan publik, khususnya di bidang perpajakan.
“Kami ingin pelayanan lebih nyaman dan mudah diakses. Gedung Eks Asda 2 dinilai lebih strategis dan layak digunakan,” kata Dian saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/7/2025).
Bupati menyebut, lokasi baru dinilai lebih mendukung efektivitas kinerja aparatur sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan perpajakan daerah.
Setidaknya ada empat alasan strategis di balik langkah ini. Pertama, optimalisasi aset milik daerah. Gedung Eks Asda 2 selama ini tidak dimanfaatkan secara maksimal, sementara kantor Bappenda saat ini masih menempati gedung milik Bank BJB.
Kedua, pengembangan pelayanan terintegrasi. Lokasi baru akan disiapkan sebagai pusat layanan pajak yang tertata dengan sistem digitalisasi, sejalan dengan rencana pengembangan e-government di Kabupaten Kuningan.
Ketiga, akses yang lebih baik. Lokasi baru disebut lebih mudah dijangkau masyarakat dari berbagai kecamatan, sehingga diharapkan bisa memangkas waktu dan biaya pelayanan.
Keempat, penataan ruang perkantoran. Pemindahan ini juga memungkinkan penataan kembali kantor-kantor lain di lingkungan Setda agar lebih efisien.
Meski proses pemindahan akan dilakukan bertahap, Bupati memastikan pelayanan masyarakat tidak akan terganggu selama masa transisi.
“Layanan tetap berjalan normal. Kami atur sedemikian rupa agar tidak ada gangguan berarti bagi masyarakat,” tambahnya.
Rencana ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan pelayanan publik yang kian meningkat, sekaligus mendukung efisiensi pengelolaan aset dan anggaran.










