Kota

KAI Daop 3 Cirebon Tambah Fasilitas Baru, Hadirkan Kereta Makan Premium di KA Cakrabuana dan Gunungjati

×

KAI Daop 3 Cirebon Tambah Fasilitas Baru, Hadirkan Kereta Makan Premium di KA Cakrabuana dan Gunungjati

Share this article
kereta makan premium
Potret Kereta Makan Premium

CirebonersID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mulai menghadirkan suasana baru dalam perjalanan KA jarak menengah dengan menambahkan fasilitas Kereta Makan (M1) berstandar premium di dua layanan mereka yaitu KA Cakrabuana dan KA Gunungjati.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan penumpang dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.

Kereta makan terbaru ini merupakan hasil pengembangan Balai Yasa Tegal dan saat ini dirangkaikan dengan KA Cakrabuana relasi Gambir – Cirebon – Purwokerto PP serta KA Gunungjati relasi Gambir – Cirebon – Semarang Tawang Bank Jateng PP.

“Kereta makan ini bukan hanya ruang untuk menyantap makanan, tapi juga bagian dari pengalaman perjalanan itu sendiri,” kata Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, saat dikonfirmasi, Jumat (XX/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa desain kereta makan ini dibuat lebih mewah dan fungsional. Penumpang akan menemukan ruang bersantap yang lebih luas, kursi sofa premium, serta tata letak ergonomis yang memudahkan interaksi dan kenyamanan selama makan.

Interior kereta didominasi warna classic brown yang dipadukan dengan elemen kayu dan motif batik pada panel dinding serta plafon, menghadirkan kesan elegan sekaligus memperlihatkan sentuhan lokal.

Muhib menyebut, material interior juga dirancang dengan standar keamanan tinggi, anti-bakteri, mudah dibersihkan, dan tahan api.

Selain fasilitas makan, ruang ibadah turut disediakan. Mushola di dalam kereta ini dilengkapi dengan ornamen mihrab dan peralatan salat, memberikan ruang yang layak bagi penumpang yang ingin beribadah di tengah perjalanan.

Menurut KAI, penyediaan kereta makan berstandar premium ini merupakan salah satu bentuk inovasi layanan yang terus dikembangkan. Tujuannya tak lain adalah meningkatkan kualitas perjalanan kereta api sebagai moda transportasi pilihan masyarakat.

“Harapannya, dengan kehadiran fasilitas ini, pelanggan akan semakin nyaman menggunakan layanan kereta api,” ujar Muhibbuddin.

Upaya ini menjadi bagian dari transformasi layanan kereta api yang tidak hanya mengandalkan kecepatan dan ketepatan waktu, tapi juga aspek kenyamanan dan pengalaman menyeluruh selama perjalanan.