Kota

Pemkot Cirebon Sambut Pembentukan Formula, Dorong Kolaborasi Ulama dan Umara

×

Pemkot Cirebon Sambut Pembentukan Formula, Dorong Kolaborasi Ulama dan Umara

Share this article
Formula

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan peran ulama dalam kehidupan sosial masyarakat. Hal ini terlihat dari sambutan positif jajaran pemerintah atas terbentuknya Forum Musyawarah Ulama (Formula) se-Cirebon Raya.

Bagi Pemkot, forum tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para tokoh agama, tetapi juga mitra strategis dalam merumuskan kebijakan publik yang berlandaskan nilai moral dan etika. Sinergi antara ulama dan umara diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih terarah dan membawa keberkahan.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, dalam agenda Silaturahmi Ulama dan Pembentukan Formula se-Cirebon Raya di Resto Bandar Djakarta Cirebon, Senin (16/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas terbentuknya forum tersebut. Menurutnya, pembangunan fisik yang pesat harus diimbangi dengan pembinaan moral dari para kyai dan alim ulama.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa keberadaan Formula menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali mendengar pandangan dan masukan para pemuka agama.

“Dalam tradisi Cirebon, hubungan ulama dan umara merupakan fondasi utama pembangunan. Kebijakan publik tidak akan memiliki makna jika tidak disertai bimbingan moral dari para ulama,” ujarnya.

Ia juga menilai, perkembangan teknologi yang cepat sering kali tidak sejalan dengan kesiapan mental masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran Formula diharapkan dapat mengintegrasikan nilai spiritual dalam pembangunan, sehingga modernisasi tetap berjalan sesuai etika dan nilai keagamaan.

Selain itu, Wakil Wali Kota menyoroti isu strategis seperti pelestarian lingkungan dan transformasi ekonomi. Ia berharap para ulama melalui forum tersebut dapat memberikan perspektif fikih lingkungan guna membangun kesadaran masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

“Kami membutuhkan arahan ulama agar transformasi ekonomi tidak meninggalkan kelompok rentan, tetapi justru menjadi sarana pemberdayaan berbasis ekonomi syariah yang berkeadilan,” katanya.

Pemkot Cirebon juga menaruh perhatian pada perkembangan kecerdasan buatan. Dalam forum tersebut, ia berharap ulama dapat memberikan panduan etika dalam pemanfaatan teknologi digital agar tidak menimbulkan dampak sosial yang merugikan.

Komitmen pemerintah untuk terus belajar dari para ulama juga ditegaskan. Wakil Wali Kota berharap forum ini mampu menghasilkan rekomendasi konkret dalam penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan pesantren dan literasi agama moderat.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya Formula sebagai wadah untuk menyatukan gerakan, persepsi, dan langkah ulama dalam menghadapi tantangan zaman.

“Semoga Formula se-Cirebon Raya dapat menjawab berbagai persoalan umat dan memperkuat sinergi dalam dakwah serta menjaga nilai kebangsaan,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan musyawarah perdana yang membahas arah strategis organisasi. Pemkot Cirebon memastikan akan terus membuka ruang dialog bagi Formula agar berperan aktif dalam proses perumusan kebijakan daerah demi kemaslahatan masyarakat.