CirebonersID – Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memperingati hari jadinya yang ke-104 pada Minggu (31/8/2025). Peringatan dilakukan melalui apel bersama di halaman rumah sakit dengan dipimpin langsung Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, serta dihadiri Sekretaris Daerah Agus Mulyadi dan sejumlah pejabat perangkat daerah.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota memberikan apresiasi kepada jajaran rumah sakit atas dedikasi dalam pelayanan kesehatan lebih dari satu abad. Ia menilai RSD Gunung Jati telah menjadi pusat layanan sekaligus harapan masyarakat, bukan hanya sekadar tempat berobat.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Inovatif, Berkendali Mutu–Berkendali Biaya, Berkeunggulan dan Humanis.” Melalui tema tersebut, RSD Gunung Jati diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus mengedepankan aspek kemanusiaan.
Sejumlah inovasi juga disorot, mulai dari digitalisasi sistem pendaftaran dan rekam medis hingga pembukaan layanan poliklinik sore. Menurut Wali Kota, langkah ini mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga mutu pelayanan agar tetap terjangkau, meski rumah sakit menghadapi tantangan anggaran dan biaya operasional.
Pemerintah Kota Cirebon menyatakan dukungan penuh terhadap transformasi RSD Gunung Jati menjadi rumah sakit pendidikan. Kolaborasi dengan institusi pendidikan disebut sebagai langkah strategis untuk mencetak tenaga medis yang kompeten.
Selain aspek pelayanan, Wali Kota menyinggung tantangan non-teknis, salah satunya terkait kasus kekerasan terhadap tenaga medis. Ia menegaskan pemerintah berkomitmen melindungi tenaga kesehatan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Saat ini RSD Gunung Jati menjadi rumah sakit rujukan nasional untuk enam layanan unggulan, yaitu kanker, jantung terpadu, ginjal terpadu, stroke, kesehatan ibu dan anak, serta penyakit emergency.
Direktur Utama RSD Gunung Jati, Dr. Katibi, menyampaikan rasa syukur atas capaian rumah sakit hingga usia 104 tahun. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh unsur rumah sakit dan dukungan pemerintah daerah.
“Tentu ke depan tantangannya lebih besar, dan kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Peringatan ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus dorongan untuk terus berinovasi agar RSD Gunung Jati mampu bersaing sebagai rumah sakit unggulan di tingkat nasional.








