DaerahSerba Serbi

Suhu Indramayu Tembus 37,8 Derajat, BKMG Ingatkan Ini

×

Suhu Indramayu Tembus 37,8 Derajat, BKMG Ingatkan Ini

Share this article
Suhu Ekstrem

CirebonersID – Suhu udara ekstrem tengah melanda wilayah Kabupaten Indramayu dan sekitarnya. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati, suhu udara di wilayah Ciayumajakuning tercatat mencapai 37,8 derajat Celsius.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas berat di luar ruangan, terutama pada pukul 13.00–16.00 WIB. Imbauan ini dikeluarkan untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kondisi tubuh tetap bugar di tengah cuaca panas ekstrem.

Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Sutrisno, menjelaskan bahwa suhu tinggi ini dipengaruhi oleh fenomena gerak semu matahari.
“Saat ini posisi matahari sedang bergeser ke arah selatan ekuator. Pergeseran tersebut membuat sinar matahari terasa lebih terik di wilayah-wilayah tropis seperti Indonesia,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).

Ia menuturkan, kondisi ini merupakan fenomena tahunan yang biasa terjadi menjelang peralihan musim hujan. Namun, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap dampak paparan panas berlebih.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, menambahkan bahwa cuaca panas tahun ini sudah berlangsung sejak Januari hingga Oktober 2025 dan diprediksi mencapai puncaknya pada pertengahan Oktober hingga awal November.

“Fenomena ini bukanlah gelombang panas atau heatwave seperti di beberapa negara lain. Suhu tinggi ini terjadi karena posisi matahari berada di sekitar garis ekuator, sehingga pancaran sinarnya langsung mengenai permukaan bumi tanpa banyak penghalang,” jelasnya.

BMKG juga mengingatkan bahwa suhu panas ekstrem dapat berdampak pada kesehatan, seperti dehidrasi, heat stroke, sakit kepala, hingga gangguan kulit akibat paparan sinar matahari. Selain itu, cuaca kering bisa memicu meningkatnya risiko penyakit ISPA dan DBD akibat turunnya daya tahan tubuh.

BPBD Indramayu pun mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada:

  • Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

  • Hindari paparan langsung sinar matahari di siang hari.

  • Gunakan pelindung tubuh seperti topi, payung, atau pakaian panjang saat beraktivitas di luar.

  • Batasi aktivitas fisik berat di luar ruangan.

  • Gunakan kipas atau pendingin ruangan untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Dengan langkah sederhana tersebut, masyarakat diharapkan tetap sehat dan aman beraktivitas di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Indramayu dan sekitarnya.