Serba Serbi

Rekomendasi MPASI untuk Bayi Usia 6–8 Bulan, Kaya Gizi dan Mudah Dibuat

×

Rekomendasi MPASI untuk Bayi Usia 6–8 Bulan, Kaya Gizi dan Mudah Dibuat

Share this article
MPASI
Bubur pisang. Foto: Pixabay

CirebonersID – Memasuki usia 6 bulan, bayi sudah mulai membutuhkan asupan selain ASI atau susu formula untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Pada fase ini, orang tua disarankan mulai memperkenalkan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) yang padat gizi, mudah dicerna, dan sesuai dengan tahap perkembangan bayi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan agar MPASI diberikan secara bertahap sesuai usia, dimulai dari tekstur lembut dan ditingkatkan secara perlahan.

Berikut ini beberapa rekomendasi MPASI untuk bayi usia 6–8 bulan yang bisa menjadi pilihan orang tua di rumah:

1. Bubur Nasi Tim Saring dengan Hati Ayam dan Wortel

Beras putih dimasak hingga menjadi bubur lembut, kemudian dicampur hati ayam yang sudah dikukus serta wortel rebus yang dihaluskan. Menu ini kaya zat besi dan vitamin A yang baik untuk pembentukan sel darah merah serta menjaga kesehatan mata.

2. Puree Kentang dengan Ikan dan Bayam

Kentang direbus dan dihaluskan lalu dicampur dengan ikan tanpa duri (misalnya dori atau kakap) yang telah dikukus. Tambahkan bayam kukus untuk menambah kandungan zat besi dan serat. Ini adalah menu tinggi protein dan cocok untuk memperkenalkan rasa gurih alami dari bahan makanan.

3. Oatmeal dengan Pisang dan ASI/Susu Formula

Oat dimasak hingga lunak lalu dicampur dengan pisang matang yang sudah dilumatkan. Tambahan ASI atau susu formula dapat membuat teksturnya lebih lembut dan menambah nilai gizi. Menu ini merupakan sumber karbohidrat kompleks dan energi.

4. Puree Labu Kuning dan Tempe

Labu kuning kaya beta karoten yang baik untuk sistem kekebalan tubuh. Campurkan dengan tempe rebus sebagai sumber protein nabati. Tekstur lembut dan rasa manis alami labu membuat menu ini mudah diterima bayi.

5. Bubur Beras Merah, Daging Sapi Giling, dan Brokoli

Beras merah yang kaya serat dimasak menjadi bubur, lalu ditambahkan daging sapi giling dan brokoli kukus. Campuran ini bisa dihaluskan sesuai kebutuhan. Kandungan zat besi, zinc, dan serat dalam menu ini mendukung pertumbuhan otak dan kekuatan otot bayi.

6. Bubur Jagung Manis dan Tahu

Jagung muda direbus lalu disaring hingga halus, dicampur tahu putih lembut yang sudah dikukus. Menu ini bisa menjadi alternatif bagi bayi yang belum dikenalkan pada protein hewani.

Tips Pemberian MPASI 6–8 Bulan:

  • Tekstur: Halus/lumat (puree) dan perlahan menjadi semi-kental.
  • Frekuensi: 2–3 kali makan utama + 1–2 kali camilan sehat.
  • Porsi awal: Mulai dari 2–3 sendok makan, meningkat sesuai nafsu makan bayi.
  • Tanpa gula dan garam: MPASI ideal sebaiknya bebas dari tambahan garam dan gula hingga usia 1 tahun.
  • Perhatikan tanda alergi: Saat mengenalkan bahan baru, berikan jeda 2–3 hari untuk memantau reaksi tubuh bayi.

MPASI bukan hanya sekadar pengenalan rasa, tetapi juga pondasi penting bagi tumbuh kembang anak di masa emas pertumbuhannya. Dengan bahan-bahan alami dan mudah diperoleh, orang tua bisa menyajikan variasi menu sehat setiap hari tanpa perlu khawatir soal gizi.

Jika dikelola dengan baik, pemberian MPASI sejak dini tak hanya mendukung tumbuh kembang optimal, tapi juga membentuk kebiasaan makan sehat hingga anak dewasa nanti.