CIREBON – Hari pertama masuk kerja setelah libur Idulfitri 1447 H dimanfaatkan Pemerintah Kota Cirebon untuk memastikan pelayanan publik kembali berjalan optimal. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah perangkat daerah guna mengecek kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas.
Inspeksi mendadak (sidak) tersebut menyasar beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta titik layanan publik strategis, Rabu (25/3/2026). Dalam kegiatan itu, Wali Kota didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Sumanto, beserta jajaran terkait.
Melalui sidak ini, Wali Kota ingin memastikan kesiapan aparatur, baik dari sisi kedisiplinan maupun kesiapan kerja setelah masa libur panjang. Pemerintah menegaskan bahwa kehadiran pegawai bukan sekadar formalitas absensi, melainkan wujud tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sengaja melakukan pemantauan di hari pertama kerja pasca-Lebaran untuk memastikan seluruh pegawai sudah kembali menjalankan tugasnya masing-masing dalam melayani masyarakat,” ujar Wali Kota.
Berdasarkan hasil pemantauan, tingkat kehadiran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon mencapai 99 persen. Capaian ini dinilai sebagai indikator positif tingginya disiplin dan komitmen aparatur.
“Kami mengapresiasi kedisiplinan pegawai. Hampir seluruh ASN hadir, sementara yang tidak masuk telah memberikan keterangan resmi, seperti sakit atau sedang menjalankan cuti sesuai aturan,” jelasnya.
Ia juga memastikan tidak ditemukan pelanggaran berupa penambahan libur tanpa izin. Seluruh pegawai yang berhalangan hadir telah mengikuti prosedur administrasi yang berlaku.
Terkait cuti, pemerintah tetap memberikan hak kepada pegawai sesuai ketentuan, yakni maksimal 12 hari kerja dalam setahun. Namun demikian, Wali Kota menekankan adanya batasan yang lebih ketat bagi pejabat struktural guna menjaga stabilitas pelayanan.
“Cuti memang hak pegawai, tetapi untuk pejabat ada aturan yang lebih tegas agar operasional instansi tetap berjalan optimal,” tegasnya.
Selain memantau kehadiran pegawai, sidak juga difokuskan pada kesiapan layanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Hal ini penting mengingat biasanya terjadi peningkatan kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan setelah Lebaran.
“Kami melihat layanan di puskesmas sudah kembali berjalan normal. Ini penting karena pasca-Lebaran biasanya banyak warga yang memeriksakan kondisi kesehatan,” pungkasnya.










