CIREBON – Arus kendaraan pada mudik Lebaran 2026 yang melintasi Kota Cirebon mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Kamis (19/3/2026), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mencatat sebanyak 142.023 kendaraan telah melintas di wilayah tersebut.
Kepala Dishub Kota Cirebon, Andi Armawan, menyampaikan bahwa volume kendaraan yang melintas didominasi oleh sepeda motor. Secara rata-rata, tercatat sekitar 5.918 kendaraan melintas setiap jamnya.
“Total kendaraan yang melintas mencapai 142.023 unit, dengan rata-rata per jam sekitar 5.918 kendaraan. Mayoritas masih didominasi sepeda motor,” ujar Andi.
Dari total tersebut, sepeda motor menjadi jenis kendaraan terbanyak dengan jumlah mencapai 130.256 unit. Sementara itu, mobil pribadi tercatat sebanyak 9.335 unit.
Selain kendaraan pribadi, arus lalu lintas juga diisi oleh kendaraan angkutan umum dan barang. Tercatat, angkutan umum kecil sebanyak 503 unit dan angkutan umum besar 144 unit. Untuk kendaraan logistik, terdapat 1.470 angkutan barang kecil serta 315 angkutan barang besar yang turut melintas.
Menurut Andi, tingginya jumlah kendaraan ini merupakan hal yang wajar mengingat Kota Cirebon menjadi salah satu jalur utama Pantura yang menghubungkan arus mudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan sekitarnya.
Pihaknya pun terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman bagi para pemudik.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama di titik-titik rawan kepadatan,” tambahnya.
Dishub Kota Cirebon juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima demi keselamatan bersama.










