Kota

Pendaftaran Motis Lebaran 2026 Dibuka, Cirebon Prujakan Layani Pemudik

×

Pendaftaran Motis Lebaran 2026 Dibuka, Cirebon Prujakan Layani Pemudik

Share this article
angkutan motis

CIREBON – Program Angkutan Motor Gratis (Motis) pada masa Lebaran 2026 yang digelar Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan resmi dibuka. Layanan tersebut juga tersedia di Stasiun Cirebon Prujakan yang berada di wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan pendaftaran Motis dibuka mulai 1 hingga 29 Maret 2026. Adapun pelaksanaannya berlangsung pada periode arus mudik 13–19 Maret 2026 serta arus balik 24–30 Maret 2026.

“Program Motis Angkutan Lebaran 2026 sudah resmi dibuka pendaftarannya mulai 1 sampai 29 Maret 2026,” kata Muhibbuddin, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, KAI Daop 3 Cirebon melayani dua rute utama Motis, yakni Motis Tengah dengan relasi Kampungbandan–Lempuyangan sebanyak dua perjalanan pulang-pergi, serta Motis Utara dengan relasi Kampungbandan–Cepu pulang-pergi. Kedua rute tersebut dijadwalkan berhenti di Stasiun Cirebon Prujakan.

Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman nusantara.kemenhub.go.id maupun secara langsung di Stasiun Cirebon Prujakan. Layanan pendaftaran offline dibuka setiap hari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Untuk jadwal keberangkatan, KA Motis Tengah 1 dari Stasiun Lempuyangan berangkat pukul 09.20 WIB dan tiba di Stasiun Cirebon Prujakan pukul 14.59 WIB. Kereta kemudian melanjutkan perjalanan dari Cirebon Prujakan pukul 15.12 WIB menuju Stasiun Kampungbandan dan tiba pukul 18.23 WIB.

Sementara perjalanan sebaliknya dari Kampungbandan berangkat pukul 23.05 WIB, tiba di Cirebon Prujakan pukul 02.27 WIB, lalu melanjutkan perjalanan pukul 02.40 WIB dan tiba di Lempuyangan pukul 07.17 WIB.

Untuk Motis Tengah 2, kereta berangkat dari Lempuyangan pukul 19.30 WIB dan tiba di Cirebon Prujakan pukul 00.35 WIB. Kereta kemudian berangkat kembali dari Cirebon Prujakan pukul 00.51 WIB menuju Kampungbandan dengan waktu tiba pukul 04.15 WIB.

Adapun perjalanan sebaliknya dari Kampungbandan berangkat pukul 08.20 WIB, tiba di Cirebon Prujakan pukul 11.41 WIB, lalu melanjutkan perjalanan pukul 11.51 WIB dan tiba di Lempuyangan pukul 16.21 WIB.

Untuk rute Motis Utara, kereta berangkat dari Stasiun Cepu pukul 10.00 WIB dan tiba di Cirebon Prujakan pukul 15.21 WIB. Perjalanan dilanjutkan pukul 15.36 WIB menuju Kampungbandan dan tiba pukul 18.58 WIB.

Sementara perjalanan dari Kampungbandan berangkat pukul 22.45 WIB, tiba di Cirebon Prujakan pukul 01.24 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan pukul 01.54 WIB dan tiba di Cepu pukul 07.10 WIB.

Muhibbuddin mengatakan program Motis merupakan upaya pemerintah untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya dan meningkatkan keselamatan pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Melalui program ini, sepeda motor pemudik akan diangkut menggunakan gerbong kereta barang, sedangkan pemiliknya dapat menempuh perjalanan menggunakan kereta penumpang kelas ekonomi.

“Daop 3 Cirebon siap mendukung penuh kelancaran pelaksanaan program Motis. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan program ini agar mudik lebih aman, nyaman, dan efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta Motis harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki KTP, Kartu Keluarga, dan SIM C, serta sepeda motor dengan kapasitas mesin maksimal 200 cc.

Satu unit sepeda motor dapat difasilitasi dua tiket penumpang dan satu tiket infant untuk anak di bawah tiga tahun. Penumpang kedua juga harus tercantum dalam Kartu Keluarga peserta yang terdaftar.

Peserta yang telah mendaftar secara online diwajibkan melakukan verifikasi di posko sesuai jadwal yang ditentukan agar pendaftaran tidak terhapus secara otomatis.

Selain itu, bagi peserta yang hanya mendaftarkan sepeda motor tanpa menggunakan kereta penumpang, wajib menunjukkan bukti perjalanan menggunakan moda transportasi lain. Penyerahan sepeda motor dilakukan paling lambat satu hari sebelum jadwal keberangkatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mendaftar lebih awal agar tidak kehabisan kuota dan memastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap,” kata Muhibbuddin.