TeknologiTravel

Hadapi Lonjakan Trafik Saat Nataru, Indosat Perkuat Jaringan 5G di Jakarta Raya

×

Hadapi Lonjakan Trafik Saat Nataru, Indosat Perkuat Jaringan 5G di Jakarta Raya

Share this article
nataru
Sambut Nataru, Indosat optimalkan jaringan 5G berbasis AI. (Ist.)

CirebonersID – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meningkatkan kesiapan jaringan telekomunikasi di kawasan Jakarta Raya yang meliputi DKI Jakarta, Depok, Bekasi, Karawang, Tangerang, Bogor, Cianjur, Banten, hingga sejumlah wilayah di Jawa Barat. Penguatan jaringan ini dilakukan melalui ekspansi teknologi AIvolusi5G guna memastikan konektivitas tetap cepat, stabil, dan aman di tengah lonjakan mobilitas masyarakat.

Executive Vice President–Head of Circle Jakarta Raya IOH, Chandra Pradyot Singh, mengatakan langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk selalu hadir pada momen penting masyarakat, terutama saat libur akhir tahun.

“Di momen perayaan Natal dan Tahun Baru, konektivitas bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga stabilitas dan rasa aman. Melalui AIvolusi5G, kami memastikan jaringan Indosat tetap adaptif, andal, dan relevan menjawab kebutuhan digital masyarakat di kawasan Jakarta Raya,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Sebagai pusat ekonomi dan aktivitas digital nasional, Jakarta Raya memiliki lalu lintas data yang sangat dinamis. Untuk itu, Indosat tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga memanfaatkan kecerdasan artifisial untuk mengatur performa jaringan secara real time, termasuk saat terjadi lonjakan trafik musiman selama Nataru.

Teknologi AIvolusi5G memungkinkan pengelolaan kepadatan pengguna, analisis pola mobilitas, hingga distribusi kapasitas jaringan secara otomatis agar kualitas layanan tetap optimal.

Di kawasan Inner Jakarta (DKI Jakarta, Depok, Bekasi, dan Karawang), jaringan 5G Indosat telah menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26 persen wilayah, dengan cakupan layanan 5G mencapai 34 persen. Penguatan jaringan dipusatkan pada area bisnis, perkantoran, pusat komersial, dan jalur utama mobilitas.

Sementara di kawasan Outer Jakarta (Tangerang, Bogor, Cianjur, Banten, dan Sukabumi), jaringan 5G sudah hadir di 20 kecamatan atau sekitar 7 persen wilayah, dengan cakupan 5G sebesar 3,3 persen. Fokus penguatan diarahkan pada kawasan ekonomi dan mobilitas tinggi.

Di wilayah Jawa Barat, ekspansi 5G menjangkau 45 kecamatan di lima kota/kabupaten dengan cakupan hingga 93 persen wilayah prioritas, terutama area urban, pemukiman padat, serta jalur penghubung antarkota.

Perlindungan Digital Anti-Scam Disematkan

Selain menghadirkan koneksi berkecepatan tinggi dan latensi rendah, AIvolusi5G juga dilengkapi fitur Anti-Scam dan Anti-Spam. Fitur ini bekerja langsung pada tingkat jaringan untuk mendeteksi serta memblokir panggilan dan pesan mencurigakan tanpa aplikasi tambahan.

Sejak diluncurkan, sistem ini telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko, mendeteksi sekitar 90 juta pesan mencurigakan, melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan

Perlindungan ini dinilai penting karena 66 persen orang dewasa di Indonesia pernah mengalami percobaan penipuan digital, dengan kerugian mencapai Rp49 triliun berdasarkan laporan State of Scams in Indonesia 2025 dari GASA Indonesia.

Sebagai bagian dari kesiapan Nataru, Indosat juga menghadirkan pilihan paket 5G, antara lain; Freedom 5G 13 GB masa aktif 30 hari — Rp40.000 dan Freedom 5G 20 GB masa aktif 7 hari — Rp33.000,

Indosat menegaskan, kombinasi ekspansi jaringan 5G, teknologi berbasis kecerdasan artifisial, serta perlindungan digital menjadi strategi utama untuk menjaga kualitas layanan selama periode libur Natal dan Tahun Baru.