CirebonersID – Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori akhirnya resmi diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Pal8 Pictures. Proyek ini menjadi salah satu adaptasi sastra paling dinantikan, mengingat novel tersebut telah menjadi best seller dan memiliki posisi penting dalam literatur Indonesia karena mengangkat kisah kelam penculikan aktivis di era Orde Baru.
Film ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, salah satu sineas Indonesia dengan reputasi kuat dalam menghadirkan kisah sejarah dan sosial melalui pendekatan visual yang puitis. Naskah ditulis langsung oleh Leila S. Chudori, memastikan esensi emosional dan kedalaman cerita di novel tetap terjaga dalam versi film.
Mengangkat Luka Sejarah dan Pencarian Keadilan
Laut Bercerita mengikuti perjalanan traumatis para aktivis yang diculik dan disiksa pada penghujung 1990-an, dengan tokoh sentral bernama Biru Laut. Film ini memperlihatkan sisi kemanusiaan para aktivis, dinamika perjuangan, hingga kekejaman aparatus negara saat itu.
Di sisi lain, narasi juga menyoroti keluarga korban yang tak pernah berhenti mencari kebenaran, terutama Asa Karang—adik Laut—yang terus memperjuangkan pengakuan negara atas hilangnya para aktivis.
Adaptasi ini diperkirakan akan memberikan pengalaman sinematik yang intens dan emosional, sekaligus membuka kembali ruang dialog publik mengenai isu pelanggaran HAM masa lalu.
Deretan Pemeran Bintang
Film ini menghadirkan jajaran aktor dan aktris papan atas Indonesia. Berikut daftar pemainnya:
-
Reza Rahadian sebagai Biru Laut
Memerankan aktivis idealis yang menjadi pusat cerita. -
Yunita Siregar sebagai Asmara Jati
Sahabat sekaligus sosok penting dalam lingkaran pergerakan Laut. -
Christine Hakim sebagai Ibu Biru Laut
Memberikan warna emosional kuat sebagai seorang ibu yang kehilangan. -
Arswendy Bening Swara sebagai Ayah Biru Laut
Menghadirkan figur ayah yang tegar namun hancur secara batin. -
Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti
Aktivis perempuan yang terlibat dalam perjuangan bersama Laut. -
Eva Celia sebagai Ratih Anjani
Salah satu aktivis perempuan yang turut menjadi korban kekerasan negara.
Dengan susunan pemain tersebut, film ini diperkirakan akan memberikan performa akting yang kuat dan berlapis.
Film Laut Bercerita dijadwalkan tayang pada 2026. Banyak pihak memprediksi film ini akan menjadi salah satu karya paling penting dalam sinema Indonesia modern karena mengangkat isu sejarah yang relevan dan masih menyisakan luka kolektif.
Adaptasi ini bukan hanya karya seni, tetapi juga pengingat—bahwa keadilan bagi korban penghilangan paksa masih menjadi PR panjang bangsa ini.










