Lingkungan

Penanganan Air Lindi TPA Kopiluhur Capai 80 Persen, DLH Gandeng Ecotru

×

Penanganan Air Lindi TPA Kopiluhur Capai 80 Persen, DLH Gandeng Ecotru

Share this article
Kondisi TPA Kopilihur, Argasunya, Kecamatan Harjamukti. Foto: istimewa/cireboners.

CirebonersID –  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mempercepat pemenuhan sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur di Kecamatan Argasunya. Salah satu fokus perbaikan ialah rekayasa fisik air lindi yang berpotensi mencemari lingkungan.

Untuk menangani persoalan teknis ini, DLH menggandeng PT Esa Mahakarya Tunggal (Ecotru), perusahaan pengelola limbah yang berpusat di Jakarta Barat.

Kepala DLH Kota Cirebon, Yuni Darti, mengatakan proses rekayasa air lindi telah mencapai sekitar 80 persen. “Hasil rekayasa ini menjadi bagian penting dalam pemenuhan sanksi administratif yang diberikan KLHK,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).

Yuni menjelaskan, rekayasa fisik dilakukan untuk memastikan air lindi tidak mengalir ke lingkungan pemukiman maupun sumber air warga. DLH juga melakukan penelitian sampel air untuk mengukur tingkat pencemaran secara ilmiah. “Karena keterbatasan SDM, kami melibatkan pihak ketiga agar persoalan air lindi bisa ditangani lebih cepat,” tambahnya.

Direktur Utama Ecotru, Eka Lestari Sinaga, turut meninjau langsung kondisi kolam lindi. Ia memeriksa kualitas air menggunakan perangkat laboratorium portabel (lab test kit). Menurutnya, sampel diambil dari dua kolam, yakni kolam empat dan kolam enam.

Pengujian dilakukan menggunakan berbagai alat, seperti COD meter, pH meter, amonia test, total coliform, TDS, dan TSS. “Hasil awal dari lab test kit menjadi dasar treatment lanjutan untuk mengurangi bau serta kekeruhan air,” jelas Eka.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pemenuhan sanksi administratif sesuai Pasal 3 Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah. “Upaya ini adalah solusi nyata untuk pembenahan TPA Kopiluhur agar sesuai standar lingkungan,” katanya.**