OlahragaSepak Bola

Harapan Al Hamra Hehanussa: Bermain Satu Tim dengan Sang Kakak di PERSIB

×

Harapan Al Hamra Hehanussa: Bermain Satu Tim dengan Sang Kakak di PERSIB

Share this article
hamran hehannusa

Bandung, CirebonersID Bek muda Persib, Al Hamra Hehanussa, tak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya sejak resmi bergabung dengan tim Maung Bandung. Satu harapan besar yang ia bawa ke Bandung adalah bermain bersama sang kakak, Muhammad Rezaldi Hehanussa, dalam satu pertandingan resmi.

Kesempatan itu kini terbuka lebar. Jika Bojan Hodak selaku pelatih kepala memberikan kepercayaan, maka Persib akan kembali mencatat sejarah memiliki pemain bersaudara di lapangan secara bersamaan.

“Main bareng Abang (Rezaldi) itu sudah jadi impian sejak kecil. Kami sering ngobrol soal itu, bahkan orang tua juga sering berharap melihat kami tampil bersama dalam satu tim profesional,” ungkap Hamra usai sesi latihan di Bandung.

Tradisi Saudara di Satu Tim

Persib bukan klub asing dalam urusan memiliki pemain bersaudara. Sejarah mencatat, ada sejumlah pasangan kakak-adik yang pernah membela klub ini, seperti Yadi Mulyadi dan Dudi Sobandi (1993-1995), Robby Darwis dan Roy Darwis (1993-1997), Budiman dan Deden Suparhan (2002), hingga yang lebih baru, Beckham Putra Nugraha dan Gian Zola (2019).

Jika nanti Rezaldi dan Hamra bisa tampil bersama, maka keduanya akan menambah daftar pasangan kakak-adik yang pernah memperkuat tim kebanggaan Bobotoh tersebut.

Keluarga, Motivasi, dan Realisme

Bagi Hamra, keinginan tampil bersama Rezaldi bukan sekadar mimpi pribadi. Ia menyebut harapan itu juga menjadi sumber motivasi bagi keluarga besar mereka.

“Sejak saya kecil, Abang selalu jadi inspirasi. Sekarang kami di klub yang sama, tinggal bagaimana kami menunjukkan kemampuan terbaik. Tentu, semua keputusan tetap di tangan pelatih,” ujar pemain berusia 25 tahun itu dengan nada penuh semangat.

Meskipun memiliki harapan besar, Hamra tetap menempatkan kepentingan tim di atas segalanya. Ia menyadari bahwa komposisi pemain dan strategi adalah hak penuh tim pelatih, dan hal terpenting baginya adalah berkontribusi maksimal untuk kemenangan tim.

“Yang utama adalah Persib menang. Kalau saya dan Abang bisa main bareng dan bantu tim meraih tiga poin, itu bonus luar biasa. Tapi yang paling penting adalah tetap kerja keras dan profesional,” tambahnya.

Bersaing Sehat di Lini Belakang

Hamra sendiri menyadari persaingan di lini belakang Persib musim ini cukup ketat. Namun, ia menganggap persaingan itu sebagai tantangan positif dan bagian dari proses menjadi pemain yang lebih baik.

“Kompetisi internal sangat bagus untuk membentuk mental dan meningkatkan kualitas permainan. Setiap pemain punya peluang yang sama, tergantung bagaimana kita menunjukkan diri di lapangan dan latihan,” tutupnya.

Musim ini bisa jadi panggung yang emosional bagi keluarga Hehanussa. Jika akhirnya Rezaldi dan Hamra diturunkan bersamaan oleh Bojan Hodak, maka bukan hanya mereka yang bahagia, tapi juga ribuan pasang mata di stadion yang bisa menyaksikan kisah kebersamaan kakak-beradik dalam satu balutan seragam biru Persib.*