CirebonersID – Persija Jakarta harus mengakhiri perjalanan di Liga 1 2024/2025 tanpa kemenangan setelah bermain imbang 0-0 melawan Malut United di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat malam (23/5). Laga penutup musim ini sempat diwarnai insiden flare yang menyebabkan pertandingan terhenti selama 15 menit pada menit ke-76, sebelum akhirnya bisa kembali dilanjutkan.
Meski gagal meraih poin penuh di kandang, pelatih sementara Persija, Ricky Nelson, tetap menyampaikan rasa syukurnya atas perjuangan tim sepanjang musim. Ia menilai Persija tampil cukup dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, meski belum mampu mengonversinya menjadi gol.
“Kami sudah menyelesaikan 34 pertandingan musim ini. Sayangnya, laga terakhir ini belum berakhir dengan kemenangan, meskipun kami punya banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Tapi dewi fortuna belum berpihak, beberapa sepakan bahkan membentur tiang,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Menurut Ricky, babak pertama menjadi milik Persija, namun perubahan taktik di babak kedua belum cukup efektif untuk menembus pertahanan rapat Malut United. Absennya dua pemain andalan, Witan Sulaeman (akumulasi kartu) dan Doni Tri Pamungkas (cedera), turut memengaruhi keseimbangan strategi tim.
“Witan dan Doni punya peran penting dalam skema permainan kami. Tanpa mereka, strategi yang kami rancang tidak berjalan optimal,” lanjutnya.
Ricky juga menyoroti penyelesaian akhir sebagai kendala terbesar dalam laga tersebut. Ia menilai, jika saja lini depan lebih klinis, hasilnya bisa jauh berbeda. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain serta dukungan dari suporter.
“Terima kasih untuk Jakmania yang selalu mendukung tanpa henti musim ini,” tutup Ricky.
Senada dengan pelatihnya, striker Marko Simic juga menyayangkan hasil imbang di laga terakhir musim ini. Ia merasa timnya punya peluang besar di babak pertama dan semestinya bisa mencetak gol lebih dulu.
“Kami sebenarnya bermain cukup bagus, terutama di babak pertama. Tapi penyelesaian akhir belum memuaskan. Meski begitu, saya bangga dengan tim ini dan semua yang terlibat di musim ini,” ujar penyerang asal Kroasia itu.
Dengan hasil ini, Persija menutup musim di posisi ke-7 klasemen akhir dengan perolehan 51 poin. Sementara Malut United mengakhiri musim dengan prestasi membanggakan di peringkat ke-3 dengan 57 poin.










