SejarahSerba Serbi

Museum Dewantara Kirti Griya, Jejak Sejarah Sang Bapak Pendidikan Nasional di Yogyakarta

×

Museum Dewantara Kirti Griya, Jejak Sejarah Sang Bapak Pendidikan Nasional di Yogyakarta

Share this article
Museum Dewantara
Museum Dewantara

CirebonersID – Terletak di jantung Kota Yogyakarta, Museum Dewantara Kirti Griya menjadi saksi bisu perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam dunia pendidikan Indonesia. Museum ini menyimpan ribuan koleksi pribadi milik sang Bapak Pendidikan Nasional sekaligus pendiri Perguruan Tamansiswa. Kini, museum tersebut menjadi salah satu destinasi edukatif yang menyuguhkan nuansa sejarah sekaligus inspirasi bagi generasi muda.

Museum ini beralamat di Jalan Tamansiswa No. 25, Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta. Dulunya, bangunan ini merupakan rumah tinggal Ki Hadjar Dewantara yang dibeli bersama koleganya pada 14 Agustus 1934 dari seorang penguasa perkebunan Belanda. Gaya arsitektur bangunan yang bergaya indis ini dibangun pada 1915 dan telah tercatat dalam register Kraton Yogyakarta sejak 1926.

Setelah wafatnya Ki Hadjar Dewantara pada 26 April 1959, keinginan beliau agar rumahnya dijadikan museum akhirnya terwujud. Pada 2 Mei 1970—bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional—museum ini diresmikan oleh Nyi Hadjar Dewantara dengan nama Dewantara Kirti Griya, yang berarti “rumah yang berisi hasil kerja Ki Hadjar Dewantara.”

Koleksi Sejarah yang Kaya Makna

Museum Dewantara Kirti Griya menyimpan lebih dari 3.000 koleksi berharga, mulai dari naskah asli, pakaian, surat-surat, perabotan pribadi, hingga dokumentasi foto dan lukisan. Seluruh koleksi ini dipamerkan dalam tata ruang yang menggambarkan kesederhanaan dan dedikasi Ki Hadjar Dewantara sebagai pendidik dan tokoh nasional.

Salah satu bagian paling menarik dari museum ini adalah Pendapa Agung Tamansiswa, yang sering digunakan untuk kegiatan diskusi dan pelatihan pendidikan. Di sinilah filosofi “Ing Ngarsa Sung Tuladha”—di depan memberi teladan—hidup dan diwariskan kepada para pengunjung.

Lokasi Strategis dan Akses Terjangkau

Museum ini buka untuk umum dari Senin hingga Sabtu dengan jadwal sebagai berikut:

  • Senin – Kamis: 08.00 – 14.00 WIB
  • Jumat: 08.00 – 11.00 WIB
  • Sabtu: 08.00 – 13.00 WIB

Tiket masuk museum pun sangat terjangkau, yakni Rp 3.000 per orang. Lokasinya yang strategis menjadikannya mudah diakses wisatawan maupun pelajar yang ingin belajar langsung dari sumber sejarah pendidikan nasional.

Museum Edukatif yang Layak Dikunjungi

Museum Dewantara Kirti Griya tidak hanya menyimpan artefak sejarah, tetapi juga semangat perubahan dalam dunia pendidikan. Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, tempat ini menjadi oase yang mengingatkan kembali pentingnya nilai, etika, dan semangat perjuangan Ki Hadjar Dewantara.

Bagi kamu yang ingin menyelami lebih dalam sejarah pendidikan Indonesia atau sekadar mencari inspirasi, museum ini bisa menjadi pilihan destinasi wisata edukatif yang patut dikunjungi.